Login

Lupa password?

November 2014

SunMonTueWedThuFriSat
      1
2345678
9101112131415
16171819202122
23242526272829
30      

Calendar Calendar

Latest topics

» INFOTEK: Pesawat Mampu Terbang Non-Stop
2011-10-01, 14:38 by Achmad Firwany

» FISIKA: Penemuan Partikel Lebih Cepat daripada Cahaya
2011-10-01, 14:30 by Achmad Firwany

» FISIKA: Memahami Kedudukan Fisika Kuantum
2011-10-01, 14:26 by Achmad Firwany

» FISIKA: Konversi dan Konservasi Energi
2011-10-01, 14:15 by Achmad Firwany

» BUKU: Amazing Baitullah
2011-09-15, 10:20 by Admin

» BIZ: Jadilah Orang Kaya! Bukan Orang Miskin!
2011-01-12, 08:12 by Achmad Firwany

» PLANETOS: Dijual, Tanah di Planet Serupa Bumi
2011-01-11, 14:54 by Achmad Firwany

» PARTIKEL: Target Sains 2011: Temukan 'Partikel Tuhan'
2011-01-11, 14:44 by Achmad Firwany

» PLANETOS: Jumlah Planet di Tata Surya Akan Berkurang
2011-01-11, 14:40 by Achmad Firwany

» ASTROS: R136a1 - Bintang Terbesar SejagatRaya
2011-01-11, 14:37 by Achmad Firwany

» PLANETOS: Atmosfir Pluto Terbalik Dibanding Bumi
2011-01-11, 14:32 by Achmad Firwany

» PLANETOS: Atmosfir Pluto Terbalik Dibanding Bumi
2011-01-11, 14:32 by Achmad Firwany

» ESAI: Antara si Kaya dan si Miskin
2011-01-11, 14:25 by Achmad Firwany

» KOSMOS: Peneliti Temukan Planet Bertabur Berlian
2011-01-11, 14:19 by Achmad Firwany

» MATH: Prefiks Metrik Vs Digital
2011-01-10, 15:06 by Achmad Firwany

» BIOFISIKA: Spektrum Frekuensi Gelombang Otak Manusia
2011-01-10, 12:36 by Achmad Firwany

» HELIOS: Letusan Bintik Matahari Ancam Bumi
2011-01-10, 11:14 by Achmad Firwany

» IPTEK: Amerika Bangun Megaproyek Matahari Buatan
2011-01-10, 11:09 by Achmad Firwany

» KOSMOS: Bibit Kehidupan Bumi dari Luar Angkasa?
2011-01-10, 11:03 by Achmad Firwany

» KOSMOS: Bayi Lubang Hitam Ini Bisa Melahap Bumi
2011-01-10, 10:58 by Achmad Firwany

» UCAPAN: Selamat Tahun Baru
2010-12-28, 11:19 by Admin

» KOSMOS: Alam Semesta Berkembang dari Cairan
2010-12-28, 10:48 by Achmad Firwany

» KOSMOS: Sungguh Melas Stephen Hawking ...
2010-09-07, 09:13 by Agus Haryo Sudarmojo

» UCAPAN: Selamat 'Iydul Fithri - Mohon Ma'af Lahir dan Bathin
2010-09-07, 07:20 by Admin

» LEBARAN: Yang Tak Puasa Tak Usah Lebaran!!!
2010-09-03, 13:12 by Achmad Firwany

» INFO: Kerja Sama AXIS dan PT Pos Indonesia (Persero) untuk Cerdaskan Umat
2010-08-31, 23:32 by com19-axis

» BEDAH BUKU: Perjalanan Akbar Ras Adam
2010-08-31, 23:13 by Admin

» ESAI: Negara Manakah Terkaya di Dunia?
2010-08-31, 22:49 by Admin

» KOSMOS: Astronom Amatir Abadikan Hantaman Benda Asing Terhadap Jupiter
2010-08-27, 01:52 by Achmad Firwany

» KOSMOS: Stephen Hawking: tak Mau Punah, Manusia Harus Mencari Planet Lain
2010-08-27, 01:28 by Achmad Firwany

» KOSMOS: Peneliti Yakin Bumi Kiamat Tiap 27 Juta Tahun
2010-07-18, 11:53 by Achmad Firwany

» KOSMO: Kandungan Air di Bulan Ternyata Lebih Banyak dari Perkiraan
2010-06-15, 18:25 by Achmad Firwany

» MISTERI: Patung Berusia 200.000 Tahun Ditemukan Di Bulan!
2010-06-11, 21:35 by Achmad Firwany

» FAKTA: Penemuan BawahLaut Koreksi Waktu Islam Masuk ke Nusantara
2010-06-01, 14:42 by Achmad Firwany

» IPTEK: Peneliti Kembangkan Sel Hidup Sintetis. Android dan Cyborg Akan Jadi Kenyataan!
2010-06-01, 14:34 by Achmad Firwany

» INFONET: Orang Pakistan Ciptakan FaceBook Muslim
2010-06-01, 14:20 by Achmad Firwany

» PARTIKEL: Mencari Partikel Antimateri Hingga Antariksa
2010-05-01, 09:21 by Achmad Firwany

» METEOR: Ledakan Meteorit Langka dan Acak
2010-05-01, 08:34 by Admin

» PROMO: AXIS Salam Komunitas 19: Kartu PonSel Islami. Gratis Tawshiah Selamanya ...
2010-05-01, 08:02 by com19-axis

» INFOTEK: Terapkan 42 Mbps, Indonesia Terdepan di Asia
2010-04-28, 04:03 by Admin

» INFOTEK: Eropa Bangun Teleskop Terbesar Dunia di Chile
2010-04-28, 03:43 by Admin

» BEDAH BUKU: Menyibak Rahasia Sains Bumi dalam Al Qur`an
2010-04-26, 14:53 by Admin

» ASTRO: Foto Pertama Mikroskop Matahari
2010-04-23, 18:08 by Achmad Firwany

» KOSMOS: Kita Senantiasa Berpindah dalam Ruang dan Waktu
2010-04-23, 17:39 by Achmad Firwany

» ASTRO: Kerumitan Perhitungan Saat: Hari - Bulan - Tahun
2010-04-23, 17:29 by Achmad Firwany

» SAINS: Sistem Kalender Bumi: 20102 Qiamat? Kalkulasi Manusia Tak Pernah Bisa Presisi!
2010-04-20, 09:01 by Achmad Firwany

» FISIKA: MATERIAL: Logam Makin Keras dan Lentur
2010-04-19, 17:54 by Admin

» ASTRO: Bintang Neutron, Supernova dan Lubang Hitam
2010-04-19, 09:43 by Admin

» KOSMOS: Rahasia Kosmik Sang Air: Fenomena Natural dan SupraNatural
2010-04-19, 05:10 by Achmad Firwany

» EPILOG: Kekaguman Dunia Terhadap Islam
2010-04-08, 12:43 by Admin

» EPILOG: What Did Charles Darwin Say?
2010-04-08, 08:46 by Admin

» EPILOG: The Physics Philosophy
2010-04-08, 08:11 by Admin

» KOSMOS: Sebelas Planet dalam Tata Surya Kita?
2010-03-21, 01:14 by Achmad Firwany

» SAINS: Penjelasan IpTek Tentang Isue HuruHara 2012
2010-03-21, 00:38 by Achmad Firwany

» SAINS: LAPAN: Badai Matahari 2012 Bukan Kiamat
2010-03-20, 22:36 by Achmad Firwany

» SAINS: Asteroid Raksasa Penyebab Kepunahan Dinosaurus
2010-03-20, 22:32 by Achmad Firwany

» TESQ: Dinding Antara Dua Laut di Giblatar dan Sungai BawahLaut di Meksiko
2010-03-20, 07:53 by Achmad Firwany

» KOSMOS: Gerombolan Bintang Asing Invasi Bima Sakti
2010-03-06, 15:23 by Achmad Firwany

» KOSMOS: Semesta Kita Ternyata Hologram Raksasa
2010-02-22, 08:31 by Admin

» IPTEK: Blue-Green Algae Penyumbang O2 di Planet Bumi Sejak 3,8-3,5 Milyar Tahun Lalu
2010-02-09, 13:28 by Agus Haryo Sudarmojo

» IPTEk: Andai Komet Tak Pernah Menumbuk Bumi
2010-02-09, 13:13 by Agus Haryo Sudarmojo

» IPTEK: KOSMOS: Hipotesis Gaia: Bumi Yang Hidup Dan Bernafas
2009-12-03, 15:52 by Achmad Firwany

» IPTEK: KOSMOS: 10 Fakta dan Bantahan Keberadaan Alien
2009-12-03, 15:20 by Achmad Firwany

» IPTEK: KOSMOS: Pelacakan Ledakan Bintang Raksasa SuperNova
2009-12-03, 14:58 by Achmad Firwany

» IBADAH: Bila Hari Raya Hari Jum'at
2009-11-27, 09:14 by Admin

» UCAPAN: Selamat 'Iydul `Ádhá ... Hari Raya Qurbán
2009-11-26, 16:08 by Admin

» IPTEK: Biang Gempa-Bumi dan Tsunami
2009-10-31, 02:53 by Achmad Firwany

» ESAI: Orang "Bodoh" VS Orang Pintar
2009-10-28, 04:14 by Achmad Firwany

» DZIKIR: Muslim? Segera Dirikan Sholat. Waktu Tiba. Allah Tunggu Laporan Anda!!!
2009-10-14, 12:20 by Achmad Firwany

» IPTEK: Ucapkanlah AlHamduLillah Bila Gempa Bumi atau Gunung Meletus
2009-10-14, 09:31 by Agus Haryo Sudarmojo

» LENSA; Al Qur`an dan Bilangan 19
2009-10-12, 06:51 by Admin

» LENSA: Dibalik Kemerdekaan RI: 17 Agustus 1945
2009-09-26, 18:14 by Achmad Firwany

» INFOTEK: Senjata Api Pembunuh Berbentuk PonSel
2009-09-26, 17:06 by Admin

» INFOTEK: Senjata BelaDiri Kejutan-Listrik Tegangan-Tinggi Berbentuk PonSel
2009-09-26, 16:34 by Admin

» KULTUM: FITHR dan FITHRAH. Apa Ma'na Sebenarnya?
2009-09-26, 09:35 by Achmad Firwany

» KULTUM: SHILATURRAHIMI: Kenapa? Untuk Apa? Bagaimana?
2009-09-25, 16:41 by Achmad Firwany

» INFO: Lebaran 1 Syawal 1430 H = 20 September 2009 M
2009-09-16, 17:34 by Admin

» NETLINK: Belajar Bahasa Al Qur`an: Lafzhiyah dan Harfiyah via Internet
2009-09-05, 09:12 by Admin

» KOSMOS : Jumlah Bintang vs Jumlah Butiran Pasir
2009-08-31, 23:27 by Agus Haryo Sudarmojo

» LENSA: Wujud Nyata Toleransi Antar Umat Beragama
2009-08-28, 06:31 by Achmad Firwany

» NETLINK: Belajar Bahasa Arab Bertaraf Internasional
2009-08-28, 02:46 by Achmad Firwany

» NETLINK: Menerjemahkan Al Qur`an dengan Cara Menghitung Huruf
2009-08-28, 02:41 by Achmad Firwany

» NETLINK: Ensiklopedia Mukjizat AlQuran dan Hadits
2009-08-28, 02:29 by Achmad Firwany

» ARTIKEL: Uji Teks Al Qur`an VS Al Kitab
2009-08-26, 05:54 by Admin

» PUASA: Jadwal Sholat dan Imsyak Ramadhan Seluruh Wilayah Indonesia
2009-08-23, 04:40 by Admin

» IT: NEWS: Microsoft Gandeng Nokia
2009-08-14, 18:13 by Admin

» IT: NEWS: Microsoft dan Yahoo Bersama Saingi Google
2009-08-11, 05:09 by Admin

» IPTEK: NEWS: BPPT Luncurkan Penerjemah OnLine 9 Bahasa
2009-08-11, 04:53 by Admin

» IPTEK: NEWS: LAPAN Resmikan Perpustakaan OnLine dan Komunitas Antariksa
2009-08-11, 04:36 by Admin

» IPTEK: Warna. Properti dan Atribut
2009-08-06, 11:52 by Admin

Statistics

Total 419 kiriman artikel dari user in 138 subjects

Total 30 user terdaftar

User terdaftar terakhir adalah laramli16

User Yang Sedang Online

Total 1 user online :: 0 Terdaftar, 0 Tersembunyi dan 1 Tamu

Tidak ada


[ View the whole list ]


User online terbanyak adalah 27 pada 2010-12-06, 18:16

Milis


Untuk yang sudah bergabung



klik ikon diatas ini untuk
melihat pesan e-mail terakhir!



Untuk yang belum bergabung



klik ikon diatas ini untuk
menjadi anggota milis.

Internet Banking

    FISIKA: Memahami Kedudukan Fisika Kuantum

    Share

    Achmad Firwany
    Administrator
    Administrator

    Male Banyak Posan: 147
    Poin: 2176
    Reputasi: 2
    Sejak: 01.08.09
    Lokasi Domisili: Parung. Bogor | Sawangan. Depok
    Profesi: IT Consultant

    FISIKA: Memahami Kedudukan Fisika Kuantum

    Post by Achmad Firwany on 2011-10-01, 14:26


    MEMAHAMI KEDUDUKAN FISIKA KUANTUM

    (C) 2011 - Achmad firwany



    Singkat kata, perlu digarisbawahi butir-butir sbb.




    WAWASAN BERPIKIR


    Ketika sekolah di sekolah dasar, menengah, dan lanjutan, org diajar dlm geometri datar Euclidean [Euclidus, Phytagoras, Archimedes, Regiomontanus, dll], 1, 2, 3 dimensi, planimetri, trigonometri, dan sterometri, bahwa:



    1. Garis lurus itu ada.

    2. Bidang datar itu ada.

    3. Dua garis sejajar tak akan pernah bertemu sampai kapan pun juga.

    4. jumlah sudut segitiga selalu 180 derajat.

    5. Ukuran jarak ruang adalah mutlak atau absolut.


    Tp ketika kuliah di perguruan tinggi atau universitas, di jurusan sains atau teknik, terutama matematika dan fisika, dlm geometri lengkung: cembung atau cekung non-Euclidean [Menelaus, Jayyani, Jabir, Gauss, Rieman, Bolyai, Lobachevsky, dll], berlaku
    bahwa:



    1. Garis lurus itu hanya bagian kecil [infinetisimal] dari garis lengkung.

    2. Bidang datar itu hanya bagian kecil [infinetisimal] dari bidang lengkung [cembung atau cekung].

    3. Dua garis sejajar akan bertemu pada satu titik, krn kelengkungan ruang.

    4. Jumlah sudut segitiga bisa > 180 derajat [cembung] atau < 180 derajat [cekung].

    5. Ukuran jarak ruang adalah nisbi atau relativ, bergantung pd titik diri (stand point) dan titik pandang (view point).


    Moral dari sistem pembelajaran ini adalah bahwa, org pertama hanya bisa diajar hal ideal, kemudian stlh wawasan pemikirannya terbuka dan berkembang, tahap demi tahap diarahkan ke hal real.


    Intinya, kita pertama justeru diajar ttg hal keliru, salah, bohong, atau palsu, baru kemudian diarahkan ke hal tepat, benar, betul, dan sejati. Hal semacam ini berlaku tak hanya dlm matematika, tp juga dlm fisika, dari mikro ke makro kosmos.


    KLASIK



    1. Orbit elekton adalah lingkaran, nukleon [neutron, proton] ada di pusatnya.

    2. Garis edar elektron adalah rata atau datar.

    3. Elektron-elektron membentuk awan kelopak (shell).

    4. dst.


    MODERN



    1. Orbit elekton adalah elips, nukleon ada di satu fokus.

    2. Garis edar elektron adalah gelombang.

    3. Elektron-elektron membentuk sabuk peringkat tenaga (energy level).

    4. dst.


    Hal serupa berlaku utk sistem satelit, planet, bintang, dan galaksi.






    BAHASA FISIKA



    1. Fisika tak dpt dipaparkan secara lengkap dgn hanya bahasa biasa, tp dgn formula matematika.

    2. Fisika adalah sains eksakt atau ilmu pasti, yg berlandaskan pd aksioma dan dalil, hipotesa dan teori, asumsi dan referensi, pembuktian matematik, empirik, teknik, dan eksperimental. Dgn demikian, arti eksakt disini sendiri
      relativ dan terbatas, krn pd matematika dan fisika tinggi menjadi makin kabur dgn kemungkinan, kebolehjadian atau probabilitas statistikal.

    3. Sbh contoh, jika sesuatu dikatakan adalah merah, maka hrs dpt diuji dan dibuktikan bahwa sesuatu itu memiliki properti, karakteristik, atribut, perilaku, dan tendensi merah, spt panjang gelombang, frekuensi, radiasi
      absorbsi, radiasi emisi, refleksi, refraksi, deviasi, kandungan energi, efek, dlsb. Lantas jika ada penyimpangan atau anomali, maka hrs juga dpt dijelaskan secara hukum sebab dan akibat (cause and effect).

    4. Problem terbesar manusia adalah tak dapat membagi 1, 10, 100, 1.000 dst menjadi 3 bagian persis sama, melainkan 0,333, 3,333, dst, secara analog apalagi digital. Secara matematik, 1 = 1/3 x 3, tp tak dpt dilakukan dlm
      presisi secara fisik.

    5. Secara alami, seluruh konstanta universal adalah bilangan pecahan, dan krn itu disebut sbg bilangan nyata (real number), baik konstata ruang maupun konstanta waktu. Dlm praktek, secara teknik, semua presisi dilakukan atas
      dasar teori aproksimasi. Faktor error pengukuran takan pernah dpt diabaikankan sampai kapan pun.






    TEORI KUANTUM

    JEMBATAN ANTARA FISIKA KLASIK DAN FISIKA MODERN



    1. Istilah kuantum [quantum, jamak: quanta] dlm fisika berarti bungkusan, bingkisan, atau paket (packet), bahwa sesuatu itu tak ada yg solid, konkrit, kontinuous, melainkan hanya integrasi atau paduan dari bagian diskrit atau
      terpisah.

    2. Teori kuantum fisika merupakan jembatan antara fisika klasik Newton dan fisika modern Einstein, yg dibangun oleh Plank melalui teori kuantum, yg semula digunakan utk menjelaskan pancaran tubuh-hitam (back-body radiation),
      bahwa radiasi cahaya ditransmisikan dlm bentuk diskrit, sedikit-sedikt, terpisah, tapi bersambungan terus-menerus, dan bagian diskrit atau kuantum cahaya inilah yg dinamakan foton (photon), dan krn itu cahaya bisa dinyatakan sbg gelombang tenaga (wave of
      energy) dan juga sbg zarah benda (particle of matter), shg memiilki dwasifat gelombang-zarah (wave-particle duality). Dgn menggabung karya Newton dan Plank, Einstein menjelaskan fenomena alam, mulai dari mikro hingga ke makro kosmos, dari efek
      foto-elektrik hingga ke teori khusus dan umum relativitas.

    3. Dgn demmikian, mekanika kuantum Plank adalah jembatan antara mekanika klasik Newton dan mekanika modern Einstein. Triad, atau gabungan tiga mekanika ini memungkinkan para fisikawan membangun model atomik dan nuklir secara
      lbh sempurna, hingga ke teori quark dan string.






    ASUMSI


    Apapun yg digunakan dlm fisika, adalah alat (tool), spt matematika sbg bahasa, dan teori sbg asumsi atau pengandaian akan sesuatu, semuanya hanyalah model utk menjelasakn ttg sesuatu keteraturan alam. Mrk tak benar ada atau mungkin tak sedemikian
    adanya, melainkan hanya perkiraan melalui pola pendekatan. Dan sejauh dan selama hal tsb bisa digunakan, maka akan tetap bertahan, sampai suatu batas, dimana dibutuhkan asumsi baru. Sbg contoh, ketika konsep gelombang dan zarah tak dpt lagi menjelaskan,
    maka dibangun konsep dawai (string), dst.






    PSEUDO-SAINS | SAINS-SEMU



    1. Pseudo berarti semu, palsu, tipu, atau pura-pura. Istilah pseudo-sains (pseudo-science) atau sains-semu, digunakan spt utk membedakan astrologi dari astronomi. Keppler yg astronomer, menjadi astrologer utk mencari uang. Pd
      waktu itu ia sangat miskin, bahkan sempat tak punya uang utk membeli sepotong roti. Dgn gagasan dan pengetahuan dia mengarang astrologi utk menghibur dan menyenangkan raja, shg ia bisa memperoleh uang dan kedudukan utk memperbaiki kehidupnya dan sekaligus
      mengembangan ilmunya.

    2. Pseudo-sains adalah klaim, keyakinan, atau praktek yg disajikan sbg hal saintifik atau ilmiah, tp tak mematuhi metoda ilmiah berlaku, tak memiliki bukti pendukung, tak dpt diuji secara andal, atau tak memiliki status ilmiah.
      Pseudo-sains kerap ditandai oleh hal samar, klaim berlebihan atau tak bisa dibuktikan, bersandar secara berlebihan pd konfirmasi drpd upaya ketat pd penyanggahan, kurangnya keterbukaan utk penilaian oleh para ahli lain, dan ketiadaan umum proses sistematik
      utk mengembangkan teori secara rasional.

    3. Suatu bidang, praktek, atau badan pengetahuan dpt disebut pseudo-saintifik ketika ia disajikan konsisten dengan norma-norma penelitian ilmiah; tp ia gagal memenuhi norma-norma tsb. Sains juga dibedakan dari wahyu, teologi,
      atau spiritualitas, dalam hal ia menawarkan wawasan ke dalam dunia fisik, diperoleh melalui penelitian empirik dan pengujian. Umumnya keyakinan dipegang dlm sains populer tak bisa memenuhi kriteria sains. Sains populer bisa mengaburkan perbedaan antara
      sains dan pseduo-sains diantara masyarakat umum, dan juga mungkin melibatkan fiksi ilmiah. Keyakinan pseudo-saintifik tersebar luas, bahkan di antara guru-guru sains sekolah umum dan wartawan suratkabar.






    METAFISIKA


    Metafisika adalah satu cabang filsafat, yg berhubungan dgn penjelasan alamiah dan mendasar ttg kejadian, keberadaan, dan semesta. Metafisika memiliki rangkum cakupan sangat luas, shg sangat sulit memberikan batasan. Metafisika klasik, kuno atau
    tradisonal, lahir dari keingintahuan manusia utk menjawab keberadaan alam dan dirinya sendiri. Apa yg ada disana? Seperti Apa? Metafisika berupaya memberikan penjelasan dan pencerahan bgmn org memahami dunia dan semesta, spt keberadaaan, benda dan
    propertinya, ruang dan waktu, sebab dan akibat, dan kemungkinan. Metafisika memiliki bagian utama dan pokok yg dinamakan ontologi, penyelidikan kedlm kategori dasar dari keberadaan dan bagaimana mereka berhubungan satu sama lain.


    Sebelum sejarah modern sains, pertanyaan ilmiah ditujukan sbg bagian dari metafisika yg dikenal sebagai filsafat alam (natural philosophy). Istilah sains itu sendiri, berarti "pengetahuan" akan, dari, atau ttg, berasal dari epistemologi. Metoda ilmiah,
    bagaimanapun, tlh mengalihbentukkan filsafat alam kedlm aktivitas empirik yg diturunkan dari percobaan, tak spt bagian lain tersisa dari filsafat. Pada akhir abad ke18, metafisika disebut sbg sains utk membedakannya dgn filsafat. Stlh itu, metafisika
    memerikan penyelidikan filosofis dari sifat non-empiris kedalam hakekat keberadaan.






    DARI TUHAN KEMBALI KE TUHAN


    Jika kita napaktilas sejarah sains, mundur ke 3.000 s/d 1.000 SM, thn lampau, maka akan kita temui bahwa semua berasal dari spritualisme dan filsafat kuno. Keingintahuan manusia akan dirinya, alam, dan penciptanya, melahirkan spiritualisme, teosofi dan
    teologi, dan kemudian spiritualisme melahirkan filsafat atau filosofi. Sejak sekitar 1.000 SM, melahirkan bbg cabang, dan yg jadi pokok adalah filsafat alam. Kemudian, sekitar 500 SM, filsafat alam mencapai kejayaannya di Yunani, dan membuahkan tiga cabang
    besar, logika, aritmetika, dan metafisika.


    Para filsuf ternama spt Thales, Pythagoras, Plato, Socrates, Aristoteles, Demokritus, Archimedes, dll, memiliki andil besar dlm pengembangan tiga bidang ini, shg berkembang ke Eropa sampai ke masa Copernicus, Galileo, Pascal, Descartes, dst. Pd abad
    pertengahan, terjadi revolusi besar di Timur Tengah dan Eropa, dimana sejak kasus Copernicus dan Galileo, dewan gereja memisahkan agama sbg dogna dan pengetahuan sbg karya. Rantai spiritualisme teosofi dan naturalisme filsafat diputus, saapai akhirnya
    logika dan aritmetika menjadi matematika dan kalkulus, dan metafiska menjadi fisika dan kimia, yg secara keseluruhan dgn bagian lain filsafat alam akhirnya menjadi sains alam (natural science) atau ilmu pasti dan pengetahuan alam. Inilah babak kelahiran
    sains modern yg kemudian melahirkan anak yg disebut sbg teknologi.


    Jika kita terus belajar mendalami sains dan teknologi modern masa kini, dimana intinya adalah logika, matematika, dan fisika, maka akhirnya kita akan sampai ke ujung yg tak lain adalah filsafat alam modern, dan puncaknya kembali ke teosofi alias
    spiritualisme. Dan akan kita temui bahwa sains dan teologi adalah satu kesatuan yg tak terpisahkan. Manusia dikatakan sempurna hanya bila dia memiliki keseimbangan ilmu dan iman. Seluruh sains akhirnya akan berujung ke filsafat, dan krn itu, stlh gelar MSc
    (master of Science) atau ME (Master of Engineering), tak ada lagi gelar akademis lbh tinggi drpd PhD (Doctor of Philosophy).






    FISIKA KUANTUM

    JEMBATAN ANTARA FISIKA MODERN DAN METAFISIKA


    Fisika kuantum adalah jembatan antara fisika modern dan metafisika, dimana naturalisme dan spiritualisme bertemu.



    • "Science without religion is lame. Religion without science is blind."

    • "Sains tanpa agama adalah timpang. Agama tanpa sains adalah buta."


    Albert Einstein (1879–1955)

    fisikawan dan kosmologiwan Jerman–AS. Ideas and Opinions



     


    "The important thing is not to stop questioning. Curiosity has its own reason for existing. One cannot help, but be in awe when he contemplates the mysteries of eternity, of life, of the marvelous structure of reality. It is enough if one tries
    merely to comprehend a little of this mystery every day. Never lose a holy curiosity.
    "


    "Hal penting adalah tak berhenti mempertanyakan. Keingintahuan memiliki alasannya sendiri utk ada. Orang tak dapat membantu, tapi dalam kekaguman ketika ia merenungkan misteri keabadian, dari kehidupan, dari struktur luarbiasa dari kenyataan. Itu adalah
    cukup bila orang mencoba sematamata utk memahami sedikit misteri ini tiap hari. Jangan pernah kehilangan keingintahuan yg kudus."


    Albert Einstein (1879–1955)

    fisikawan dan kosmologiwan Jerman–AS. Ideas and Opinions




    ...


    KESAKSIAN PARA ILMUWAN




    Untuk memahami bukti-bukti bahwa memang Alläh adalah Maha-Pencipta dan alam dimana manusia berada didalamnya adalah sang-ciptaan, tak ada cara atau jalan lain kecuali mempelajari Al-Kitäb dan Al-’Älam, keduanya, secara keseluruhan, melalui ilmu kitäb
    dan ilmu alam (natural sciences, physical sciences, physics). Perihal perlu atau tak perlu, bisa atau tak bisa, suka atau tak suka, bukalah urusan Tuhan, tapi urusan manusia. Dan Alläh telah melengkapi manusia dengan pasangan keseimbangan qalbun wa ’aqlun
    (kalbu dan akal, perasaan dan pikiran, emosi dan rasio) sebagai wadah bagi iman dan ’ilmu.







    Philosophy is written in that great book which ever lies before our eyes. I mean the usiverse. But we cannot understand it if we do not learn the language and grasp the symbols in which it its written. This book is written in the mathematical
    language . . . without whose help it is impossible to comprehend a single word of it, without which one wonders in vain through a dark labyrinth.


    Filsafat ditulis dalam buku besar yang bahkan tergeletak di hadapan mata kita. Maksud saya sang semesta. Tapi kita tak dapat mengerti dia jika kita tak mempelajari bahasa dan memahami simbol-simbol di mana ia ditulis. Buku ini ditulis dalam bahasa
    matematika. . . yang tanpa bantuannya adalah mustahil untuk memahami satu kata pun dari dia, tanpa mana orang mengelana dalam kehampaan melalui suatu selaput gelap.




    Galileo Galilei (1564–1642)

    matematikan, fisikawan, dan astronomer Italia. [the Foundation of Physics]






    It is not from space that I must seek my dignity, but from the government of my thought. I shall have no more if I posses worlds. By space the universe encompasses and swallows me up like an atom; by thought I comprehend the world.




    Bukanlah dari ruang bahwa saya harus mencari martabat saya, tapi dari pemerintah pikiran saya. Saya akan tak memiliki lebih jika saya memiliki dunia-dunia. Dengan ruanglah sang semesta mencengkram dan menelan saya sampai seperti sebuah atom, dengan
    pikiranlah saya memahami dunia.


    Blaise Pascal (1623-1662)

    filsuf, matematikan dan fisikawan Perancis. Pensées







    God is able to create particles of matter of several sizes and figures . . . and perhaps of different densities and forces, and thereby to vary the laws's of nature, and make worlds of several sorts in several parts of the Universe. At least, I see
    nothing of contradiction on all this.


    Tuhan mampu menciptakan zarah benda dari beberapa ukuran dan angka . . . dan barangkali dari kerapatan dan kekuatan berbeda, dan karenanya meragam hukum alam, dan membuat dunia-dunia beberapa macam dalam beberapa bagian sang semesta. Setidaknya, saya
    melihat tak sesuatu pun pertentangan pada semua ini.




    Sir Isaac Newton (1642–1727)

    matematikan dan fisikawan Inggris. Optics






    The human mind is not capable of grasping the universe. We are like a little child entering a huge library. The wall are covered to the ceilings with books in many different tongues. The child knows that someone must have written these books. It does
    not know who or how. It does not understand the languages in which they are written. But the child notes a definite plan in the arrangement of the books, a mysterious order which it does not comprehend, but only dimly suspects.


    Pikiran manusia tidak mampu merangkum sang semesta. Kita seperti anak kecil memasuki sebuah perpustakaan sangat besar. Sang dinding diliputi sampai ke lelangit dengan buku-buku dalam berbagai bahasa. Sang anak tahu bahwa seseorang musti telah menulis
    buku-buku ini. Ia tak tahu siapa atau bagaimana. Ia tak mengherti bahasa dalam mana mereka tela ditulis. Tapi sang anak mencatat suatu rencana tertentu dalam susunan buku tersebut, suatu perintah rahasia yang tak dipahami, tapi hanya dugaan-dugaan secara
    samar.


    Albert Einstein (1879–1955)

    fisikawan dan kosmologiwan Jerman–AS. Prolog in The Next Ten Thousand Years






    Why did the universe start out with so nearly the critical rate of expansion, that separates models that recollapse from those that go on expanding forever, so that even now, ten thousand million years later, it is still expanding at nearly the
    critical rate? If the rate of expansion one second after the big bang had been smaller by even one part in a hundred thousand million million, the universe would have recollapsed before it ever reached its present size.



    Mengapa sang semesta mulai mekar dengan sedemikian menghampiri kadar kritis pemuaian, yang memisahkan model-model yang runtuh-kembali dari mereka yang terus memuai selamanya, sehingga bahkan sekarang, sepuluh ribu juta tahun kemudian, ia masih memuai
    pada keadaan menghampiri kadar kritis? Jika kadar pemuaian satu detik setelah dentuman besar telah menjadi lebih kecil dengan bahkan satu bagian dalam per seratus ribu juta juta, sang semesta akan runtuh-kenbali sebelum ia pernah mencapai ukuran sekarang.


    Stephen W. Haking (1942–)

    fisikawan dan kosmologiwan Inggis. A Brief History of Time




    . . .


    Para naturalis dan fisikawan atau ahli ilmu alam diatas yang terkenal dengan penemuan dan karya mereka, mencatat bahwa ada campurtangan atau intervensi suatu keberadaan Maha-SupraCerdas, The-SuperIntelligent-Being, Maha-Supraba, All-Superb,
    The-Supreme-Being, dalam pengaturan alam, bahwa segala sesuatu bukan terjadi secara kebetulan, tapi ditata secara rapi dan berencana dengan sangat matang, dalam suatu tatanan yang sangat pelik untuk dapat dicapai oleh kemampuan manusia sangat cerdas sekali
    pun.


    Dan mereka mencatat bahwa alam, jagatraya atau semesta (universe) bagaikan sebuah kitab besar terbuka lebar, yang ditulis dengan bahasa simbolik matematis oleh keberadaan Maha-SupraCerdas, The-SuperIntelligent-Being, yang menamakan diri-Nya Alläh,
    Tuhan, segala sesuatu. Dan Al-Kitäb atau kitab suci agama samawi menyatakan tentang semua ini secara lugas dengan tegas dan jelas.




    . . .


    Semoga berkenan, dapat dicerna, dan menjadi pencerahan.


    Mohon ma'af atas kekeliruan dan kekurangan, dan terimakash utk tlh membaca tulisan ini.




    Salam.


    __________








    (C) 2011 — Achmad Firwany

    HAKI (Hak Atas Kepemilikan Intelektual) karya tulis intelektual ini dilindungi oleh Undang-Undang Negara Republik Indonesia, dan juga oleh konvensi dan provisi internasional atas karya intelektual di tiap negara di seluruh dunia.

    Tak sebagian pun dr tulisan, dokumen atau pagina jala ini boleh disalin, digandakan dan atau diperbanyak: diduplikasi, direplika, direproduksi, ditransmisi, ditranskripsi, ditranslasi kedlm bentuk bahasa apapun atau disimpan dlm satu sistem retrieval
    apapun; dlm bentuk apapun atau dlm cara apapun, mencakup tp tak terbatas pd cara optik, elektromagnetik, elektronik, elektromekanik, atau lainnya; utk maksud dan tujuan komersial; tanpa pemberitahuan dan perkenanan tertulis terlebih dulu dr pemilik hak atas karya intelektual ini.

    Untuk non-komersial, penggunaan sebagai rujukan atau referensi, secara keseluruhan atau sebagian, harap cantumkan sumber informasi ini sebagai acuan.


    FINE ART ™
    FIRWANY INTERNETWORK ENTERPRISE — ARTICLES ON REFORM AND TRANSFORM
    adalah marka-niaga, identitas produk dan properti Achmad Firwany


    SITE:
    http://www.thefineart.co.cc
    http://www.firwany.co.cc

    BLOG :
    http://blog.firwany.co.cc
    http://firwany.blogspot.com
    http://firwany.blogspot.com/2011/04/memahami-kedudukan-fisika-kuantum.html

    FACEBOOK :
    http://www.facebook.com/fineart.pro.id
    http://www.facebook.com/pages/fine-art/201303343218367
    http://fb.firwany.co.cc
    http://www.facebook.com/people/achmad-firwany/100000427899819






    ________________________________________


      Waktu sekarang 2014-11-01, 11:23